Definisi Kesehatan Mental
Secara etimologis, kata “mental” berasal dari kata latin,
yaitu “mens” atau “mentis” artinya roh, sukma, jiwa, atau nyawa. Di dalam
bahasa Yunani, kesehatan terkandung dalam kata hygiene, yang berarti ilmu
kesehatan. Maka kesehatan mental merupakan bagian dari hygiene mental (ilmu
kesehatan mental) (Yusak Burhanuddin, 1999: 9).
Menurut Kartini Kartono dan Jenny Andary dalam Yusak (1999:
9-10), ilmu kesehatan mental adalah ilmu yang mempelajari masalah kesehatan
mental/jiwa, yang bertujuan mencegah timbulnya gangguan/penyakit mental dan
gangguan emosi, dan berusaha mengurangi atau menyembuhkan penyakit mental,
serta memajukan kesehatan jiwa rakyat.
Sebagaimana seorang dokter harus mengetahui faktor-faktor
penyebab dan gejala-gejala penyakit yang diderita pasiennya. Sehingga
memudahkan dokter untuk mendeteksi penyakit dan menentukan obat yang tepat.
Definisi mereka berdua menunjukan bahwa kondisi mental yang sakit pada
masyarakat dapat disembuhkan apabila mengetahui terlebih dulu hal-hal yang
mempengaruhi kesehatan mental tersebut melalui pendekatan hygiene mental.
Dalam perjalanan sejarahnya, pengertian kesehatan mental
mengalami perkembangan sebagai berikut :
·
Kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang
dari gangguan dan penyakit jiwa (neurosis dan psikosis).
Pengertian ini terelihat sempit, karena yang dimaksud dengan
orang yang sehat mentalnya adalah mereka yang tidak terganggu dan berpenyakit
jiwanya. Namun demikian, pengertian ini banyak mendapat sambutan dari kalangan
psikiatri (Sururin,2004: 142)
Kembali pada istilah neorosis, pada awalnya kata tersebut
berarti ketidakberesan dalam susunan syaraf. Namun, setelah para ahli penyakit
dan ahli psikologi menyadari bahwa ketidakberesan tingkah laku tersebut tidak
hanya disebabkan oleh ketidakberesan susunan syaraf, tetapi juga dipengaruhi
oleh sikap seseorang terhadap dirinya sendiri dan terhadap orang lain, maka
aspek mental (psikologi) dimasukkan pula dalam istilah tersebut.
·
Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan dirinya
sendiri, dengan orang lain dan masyarakat serta lingkungan di mana ia hidup.
Pengertian ini lebih luas dan umum, karena telah dihubungkan dengan kehidupan
sosial secara menyeluruh. Dengan kemampuan penyesuaian diri, diharapkan akan
menimbulkan ketentraman dan kebahagiaan hidup.
·
Terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh
antara fungsi-fungsi jiwa serta mempunyai kesanggupan untuk mengatasi problem
yang biasa terjadi, serta terhindar dari kegelisahan dan pertentangan batin
(konflik).
·
Pengetahuan dan perbuatan yang bertujuan untuk
mengembangkan dan meningkatkan potensi, bakat dan pembawaan semaksimal mungkin,
sehingga membawa kebahagiaan diri dan orang lain, terhindar dari gangguan dan
penyakit jiwa.
Dari pengertian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa orang
yang sehat mentalnya adalah orang yang terhindar dari gangguan dan penyakit
jiwa, maupun menyesuaikan diri, sanggup menghadapi masalah-masalah dan
kegoncangan-kegoncangan yang bias, adanya keserasian fungsi jiwa, dan merasa
bahwa dirinya berharga, berguna, dan berbahagia serta dapat menggunakan
potensi-potensi yang ada semaksimal mungkin (Sururin,2004: 144).
Kesehatan mental (mental hygiens) adalah ilmu yang meliputi
sistem tentang prinsip-prinsip, peraturan-peraturan serta prosedur-prosedur
untuk mempertinggi kesehatan ruhani (M. Buchori dalam Jalaluddin,2004: 154)
Menurut H.C. Witherington, kesehatan mental meliputi pengetahuan serta
prinsip-prinsip yang terdapat lapangan Psikologi, kedokteran, Psikiatri,
Biologi, Sosiologi, dan Agama (M. Buchori dalam Jalaluddin,2004: 154)
Kesehatan Mental merupakan kondisi kejiwaan manusia yang
harmonis. Seseorang yang memiliki jiwa yang sehat apabila perasaan, pikiran,
maupun fisiknya juga sehat. Jiwa (mental) yang sehat keselarasan kondisi fisik
dan psikis seseorang akan terjaga. Ia tidak akan mengalami kegoncangan,
kekacauan jiwa (stres), frustasi, atau penyakit-penyakit kejiwaan lainnya.
Dengan kata lain orang yang memiliki kesehatan mental juga memiliki kecerdasan
baik secara intelektual, emosional, maupun spiritualnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar