paradigma para
ahli psikologi dalam mempelajari proses belajar.
PENGERTIAN THORNDIKE
KONEKSIONISME
Usaha untuk menggabungkan
antara kejadian sensoris dengan perilaku (behavior)
Thorndike, menitik beratkan
pada aspek FUNGSIONAL dari perilaku ; yaitu proses mental dan perilaku
berkaitan dengan penyesuaian diri orang dengan lingkungan
TRIAL AND ERROR
Dasar dari belajar adalah ; trial and error learning.
Disebut juga sebagai ; by
selecting and connecting.
¡ Se ekor kucing
dimasukkan ke dalam puzle-box
¡ Disimpulkan;
- Menunjukkan
penyesuaian diri sedemikian rupa ketika ingin keluar dari box
- Menunjukkan
keadaan discomfort (tidak menyenangkan)
- Adanya
usaha untuk keluar
- Secara increment
(sedikit-demi sedikit)
Kesimpulannya
ü Bahwa
memecahkan masalah yang dihadapi yang ditunjukkan tidak menggunakan insight sebab tidak terlihat pemecahan mendadak.
ü Setiap masalah
ada kesempatan
ü Trial and
error berhenti bila memperoleh cara penyelesaian masalah yang dihadapi.
Artinya dalam belajar
¡ Bersifat trial
and error daripada insightful
¡ Terjadi
sedikit demi sedikit kemajuan daripada berbentuk loncatan
¡ Bila belajar
dengan insightfull maka terjadi loncatan
Diakui Thorndike ; belajar pada manusia
itu lebih KOMPLEKS.....
dengan
cara adanya sebuah PROSES BELAJAR
PENDAPAT THORNDIKE
TENTANG MASALAH BELAJAR ;
- HUKUM
KESIAPAN / the law of readiness
- HUKUM
LATIHAN/the law of exercise
- HUKUM
EFEK/ the law of effect
Hukum kesiapan
Agar proses belajar mencapai hasil yang
sebaik-baiknya , maka diperlukan adanya kesiapan orang yang bersangkutan untuk
melakukan belajar tersebut.
3 keadaan yang
menunjukkan berlakunya hukum kesiapan
- Bila pada
orang ada kesiapan untuk berperilaku, bila dapat melakukannya maka orang
akan mengalami KEPUASAN
- Bila pada
orang ada kesiapan untuk bertindak/ berperilaku dan tidak dapat
melakukannya kesiapan tersebut, maka orang itu akan mengalami KEKECEWAAN
- 3. Bila
pada orang itu tidak ada kesiapan untuk bertindak, maka orang itu dipaksa
untuk melakukannya, maka hal tersebut akan menimbulkan keadaan yang tidak
memuaskan.
Kesimpulannya....
q Bila orang
dapat melakukan sesuatu perbuatan sesuai dengan apa yang dikehendaki atau
sesuai dengan kesiapan dirinya, maka organisme tersebut akan memperoleh kepuasan.
q Dan bila
hambatan dalam mencapai tujuan maka akan menimbulkan kekecewaan
q Memaksa orang
untuk berbuat sesuatu yang tidak dikehendaki juga akan menimbulkan kekecewaan
atau FRUSTRASI
Sesuatu yang menyenangkan adalah sesuatu
yang tidak ditolak oleh orang, dan keadaan yang tidak menyenangkan atau ditolak
adalah sesuatu yang tidak dikehendaki oleh orang
Hukum latihan
¡ The Law of Use
Bahwa hubungan atau koneksi antar stimulus dan respon akan menjadi lebih
kuat bila sering digunakan. Semata-mata karena LATIHAN
¡ The Law of
Disuse Suatu hukum yang menyatakan bahwa hubungan atau koneksi antar stimulus dan
respon akan menjadi lemah bila tidak ada latihan.
¡ “Akan menjadi
kuat atau memperkuat “dan “memperlemah atau menjadi lemah” yaitu; probabilitas
terjadinya respon makin tinggi bila stimulus timbul lagi, sebaliknya hubungan
akan diperlemah, berarti probabilitas timbulnya respon itu menurun bila
stimulus timbul lagi.
The law of excercise itu menunjukkan
bahwa seseorang belajar :
By Doing dan Forget By Not Doing
THE LAW OF EFFECT
FROM THORNDIKE
‘memperkuat’ atau memperlemah’
hubungan antara stimulus dan respon terganung pada bagaimana hasil dari respon
yang bersangkutan’
Menunjukkan hasil yang tidak menyenangkan
(annoying), maka kuatnya hubungan antara stimulus dan respon menjadi menurun
Dengan kata lain
‘bila
suatu timulus menimbulkan respon yang membawa reward, hubungan atau koneksi
antar S – P menjadi kuat
Konsep lain dari Thorndike
- Multiple Response
- Set atau Attitude
- Prepotency of element or partial activity
Multiple Response
Ketika organisme dalam menghadapi masalah akan mencoba berbagaimacam
respon untuk mendapatkan respon yang tepat
Bila tidak didahului dengan multiple response, organisme tidak akan
mendapatkan respon yang tepat
Dengan berbagai respon atau TRIAL AND ERROR akhirnya organisme mendapat
respon yang tepat
Set atau attitude
Kesiapan
atau kecenderungan untuk berperilaku tertentu, ini merupakan ksiapan atau set
untuk menghadapi situasi belajar.
Sikap yang mendahului konsep ini
Artinya : Hal-hal yang mempengaruhi
proses belajar setiap orang berupa hal-hal yang menyenangkan, sebaliknya....
Prepotency of element or partial activity
RESPON BY ANALOGY
Memberikan gambaran bahwa apabila orang menghadapi situasi baru, maka
orang akan memberikan respons dengan cara yang telah dimilikinya yang mirip
dengan situasi yang baru atau
Orang akan dipengaruhi respon yang lama mirip dengan situasi yang baru
Respon by
analogy = identical element
Bahwa manusia
mempunyai berbagai macam daya (faculty), dan daya ini akan dapat diperkuat dengan melatih daya (faculty)
yang bersangkutan dan kekuatan suatu daya akan dapat mempengaruhi kekuatan daya
yang lain.
Associative shifting
Setiap respon yang dimiliki oleh stiap orang
dapat dipindahkan atau dialihkan sebagai respon terhadap stimulus baru = respon terkondisi
Revisi teori Thorndike
REWARD + PUNISHMENT tidak menunjukkan
efek yang SIMETRIS

