Cari Blog Ini

30 Juni 2013

PARADIGMA FUNGSIONALISTIK



paradigma para ahli psikologi dalam mempelajari proses belajar.
PENGERTIAN THORNDIKE
          KONEKSIONISME
          Usaha untuk menggabungkan antara kejadian sensoris dengan perilaku (behavior)
          Thorndike, menitik beratkan pada aspek FUNGSIONAL dari perilaku ; yaitu proses mental dan perilaku berkaitan dengan penyesuaian diri orang dengan lingkungan
TRIAL AND ERROR
Dasar dari belajar adalah ; trial and error learning.
Disebut  juga sebagai ; by selecting and connecting.
¡  Se ekor kucing dimasukkan ke dalam puzle-box
¡  Disimpulkan;
  1. Menunjukkan penyesuaian diri sedemikian rupa ketika ingin keluar dari box
  2. Menunjukkan keadaan discomfort (tidak menyenangkan)
  3. Adanya usaha untuk keluar
  4. Secara increment (sedikit-demi sedikit)
Kesimpulannya
ü  Bahwa memecahkan masalah yang dihadapi yang ditunjukkan tidak menggunakan insight  sebab tidak terlihat pemecahan mendadak.
ü  Setiap masalah ada kesempatan
ü  Trial and error berhenti bila memperoleh cara penyelesaian masalah yang dihadapi.
Artinya dalam belajar
¡  Bersifat trial and error daripada insightful
¡  Terjadi sedikit demi sedikit kemajuan daripada berbentuk loncatan
¡  Bila belajar dengan insightfull maka terjadi loncatan
Diakui Thorndike ; belajar pada manusia itu lebih KOMPLEKS.....
          dengan cara adanya sebuah PROSES BELAJAR
PENDAPAT THORNDIKE
TENTANG MASALAH BELAJAR ;
  1. HUKUM KESIAPAN / the law of readiness
  2. HUKUM LATIHAN/the law of exercise
  3. HUKUM EFEK/ the law of effect
           
Hukum kesiapan
Agar proses belajar mencapai hasil yang sebaik-baiknya , maka diperlukan adanya kesiapan orang yang bersangkutan untuk melakukan belajar tersebut.
3 keadaan yang menunjukkan berlakunya hukum kesiapan
  1. Bila pada orang ada kesiapan untuk berperilaku, bila dapat melakukannya maka orang akan mengalami KEPUASAN
  2. Bila pada orang ada kesiapan untuk bertindak/ berperilaku dan tidak dapat melakukannya kesiapan tersebut, maka orang itu akan mengalami KEKECEWAAN
  3. 3. Bila pada orang itu tidak ada kesiapan untuk bertindak, maka orang itu dipaksa untuk melakukannya, maka hal tersebut akan menimbulkan keadaan yang tidak memuaskan.

Kesimpulannya....
q  Bila orang dapat melakukan sesuatu perbuatan sesuai dengan apa yang dikehendaki atau sesuai dengan kesiapan dirinya, maka organisme tersebut  akan memperoleh kepuasan.
q  Dan bila hambatan dalam mencapai tujuan maka akan menimbulkan kekecewaan
q  Memaksa orang untuk berbuat sesuatu yang tidak dikehendaki juga akan menimbulkan kekecewaan atau FRUSTRASI
Sesuatu yang menyenangkan adalah sesuatu yang tidak ditolak oleh orang, dan keadaan yang tidak menyenangkan atau ditolak adalah sesuatu yang tidak dikehendaki oleh orang


Hukum latihan
¡  The Law of Use Bahwa hubungan atau koneksi antar stimulus dan respon akan menjadi lebih kuat bila sering digunakan. Semata-mata karena LATIHAN
¡  The Law of Disuse Suatu hukum yang menyatakan bahwa hubungan atau koneksi antar stimulus dan respon akan menjadi lemah bila tidak ada latihan.
¡  “Akan menjadi kuat atau memperkuat “dan “memperlemah atau menjadi lemah” yaitu; probabilitas terjadinya respon makin tinggi bila stimulus timbul lagi, sebaliknya hubungan akan diperlemah, berarti probabilitas timbulnya respon itu menurun bila stimulus timbul lagi.
The law of excercise itu menunjukkan bahwa seseorang belajar :
By Doing dan Forget By Not Doing
THE LAW OF EFFECT
FROM THORNDIKE
memperkuat’ atau memperlemah’ hubungan antara stimulus dan respon terganung pada bagaimana hasil dari respon yang bersangkutan’
Menunjukkan hasil yang tidak menyenangkan (annoying), maka kuatnya hubungan antara stimulus dan respon menjadi menurun
Dengan kata lain
                   ‘bila suatu timulus menimbulkan respon yang membawa reward, hubungan atau koneksi antar S – P menjadi kuat
Konsep lain dari Thorndike
  1. Multiple Response
  2. Set atau Attitude
  3. Prepotency of element or partial activity
Multiple Response
  Ketika organisme dalam menghadapi masalah akan mencoba berbagaimacam respon untuk mendapatkan respon yang tepat
  Bila tidak didahului dengan multiple response, organisme tidak akan mendapatkan respon yang tepat
  Dengan berbagai respon atau TRIAL AND ERROR akhirnya organisme mendapat respon yang tepat
Set atau attitude
          Kesiapan atau kecenderungan untuk berperilaku tertentu, ini merupakan ksiapan atau set untuk menghadapi situasi belajar.
Sikap yang mendahului konsep ini
*      Lebih bersifat tetap mis, latar belakang kebudayaan, faktor-faktor pembawaan
*      Situasi yang lebih bersifat temporer mis, kelelahan dan keadaan lapar
Artinya : Hal-hal yang mempengaruhi proses belajar setiap orang berupa hal-hal yang menyenangkan, sebaliknya....
Prepotency of element or partial activity
*      Situasi yang dihadapi oleh setiap orang
*      Kompleksnya keadaan lingkungan perlu diperhatikan dalam proses belajar
*      Memilih respon yang selektif terhadap lingkungannya
*      Individu akan merespon pada beberapa stimulus saja, pada stimulus lain tidak diberikan.
RESPON BY ANALOGY
Memberikan gambaran bahwa apabila orang menghadapi situasi baru, maka orang akan memberikan respons dengan cara yang telah dimilikinya yang mirip dengan situasi yang baru atau
Orang akan dipengaruhi respon yang lama mirip dengan situasi yang baru
Respon by analogy = identical element
Bahwa manusia mempunyai berbagai macam daya (faculty), dan daya ini akan dapat  diperkuat dengan melatih daya (faculty) yang bersangkutan dan kekuatan suatu daya akan dapat mempengaruhi kekuatan daya yang lain.
Associative shifting
Setiap respon yang dimiliki oleh stiap orang dapat dipindahkan atau dialihkan sebagai respon terhadap stimulus baru = respon terkondisi
Revisi teori Thorndike
*      Law of excercise “ ulangan saja tidak cukup untuk memperkuat hubungan/koneksi antara SR, tapi dengan latihan mengakibatkan kemajuan, namun tidak berarti bahwa tidak adanya latihan menyebabkan kelupaan (hubungan TIDAK SIMETRIS)
*      Law of effect “ stimulus yang menyenangkan akan memperkuat hubungan SR, dan stimulus yang tidak menyenangkan tidak akan membawa pengaruh apa-apa terhadap SR.
*      HADIAH “meningkatkan hubungan SR”
*      HUKUMAN “menurunnya hubungan SR”
   REWARD + PUNISHMENT tidak menunjukkan efek yang SIMETRIS

Teori Personal Space Edward T. Hall


seorang antropolog, bahwa dalam interaksi social terdapat empat zona spasial yang disebut Zona Interaksi Sosial meliputi : jarak intim, jarak personal, jarak social, dan jarak public.
1. Jarak Intim
• Jarak yang dekat/akrab atau keakraban dengan jarak 0 – 18 inci.
• Pada jarak 0 – 6 inci, kontak fisik merupakan hal yang penting.
• Jarak yang diperuntukkan pada “intimate lovers”
• Menyenangkan ketika berinteraksi dengan orang lain yang dicintai, tidcak menyenangkan dalam situasi yang lain.
2. Jarak Pribadi
• Karakteristik keregangan yang biasa dipakai individu satu sama lain.
• Jarak antara 1,5 – 4 kaki
• Fase dekat (1,5 – 2,5 kaki) dan fase jauh (2,5 – 4 kaki)
• Fase dekat : masih memungkinkan pertukaran sentuhan, bau, pandangan, dan isyarat – isyarat lainnya.
• Fase jauh : jarak dimana masing – masing orang dapat saling menyentuh dengan mengulurkan tangan. Komunikasi halus (fine grain communication) masih dapat diamati.
• Transisi antara kontak intim dengan tingkah laku umum yang agak formal.
3. Jarak Sosial
• Jarak 4 – 12 kaki
• Jarak yang memungkinkan terjadinya kontak social yang umum, seperti hubungan bisnis.
• Fase dekat (4 – 7 kaki)
• Fase jauh (7 – 12 kaki)
4. Zona Publik
• Jarak 12 – 25 kaki
• Isyarat – isyarat komunikasi sedikit
• Situasi formal atau pembicaraan umum / orang – orang yang berstatus lebih tinggi.
Dari beberapa penjelasan di atas mengenai keadaan kereta api yang tak kunjung sepi maupun membuat kita nyaman dalam menggunakannya. Mau tidak mau kita gunakan sehari- hari untuk memulai aktifitas ke tempat yang menjadi tujuan kita, walaupun harus berdesakan untuk dapat terangkut oleh kereta tersebut.

PENGERTIAN ANALISIS PEKERJAAN


Analisis pekerjaan adalah studi sistematis mengenai tugas, kewajiban, dan tanggung jawab dari suatu pekerjaan, serta pengetahuan, kemampuan, dan keahlian yang dibutuhkan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Analisis pekerjaan adalah titik awal untuk hampir semua fungsi personalia dan analisis ini sangat penting untuk mengembangkan cara penilaian personalia (Wheaton & Whetzel, 1997).
Analisis pekerjaan dilakukan oleh individu yang sungguh memahami orang-orang, pekerjaan dan keseluruhan sistem organisasi. Dalam realitanya analisis pekerjaan dilaksanakan oleh pakar job analysis, Job Analyser dari luar, supervisor, dan manager. Orang yang menganalisis pekerjaan harus terlatih dalam metode penelitian dasar selain itu juga harus ahli dalam teknik pengukuran objektif agar dapat menghasilkan analisis yang akurat.
Dalam proses analisis pekerjaan terdapat tiga (3) tahapan penting, yaitu (1) mengumpulkan informasi, (2) menganalisis dan mengelola informasi jabatan, dan (3) menyusun informasi jabatan dalam suatu format yang baku. Analisis pekerjaan yang dilakukan dengan baik akan menghasilkan uraian jabatan yang baik pula, dan kemudian dapat dijadikan bahan baku yang baik untuk proses pengelolaan SDM yang lain (evaluasi jabatan, rekrutmen dan seleksi, manajemen kinerja, penyusunan kompetensi, pelatihan).
               Analisis pekerjaan adalah suatu proses, sedangkan produknya adalah deskripsi jabatan, spesifikasi jabatan, dan evaluasi jabatan. Analisis pekerjaan pada intinya terdiri dari rangkaian sejumlah informasi yang digali melalui pertanyaan-pertanyaan tertentu. Pertanyaan dalam analisis pekerjaan itu dapat dirumuskan sebagai berikut :
·   What    : menanyakan tentang apa yang dikerjakan pada jabatan tersebut atau  tugas-tugas apa sajakah yang terdapat pada jabatan tersebut.
·   How     : terkait dengan informasi tentang bagaimana mengerjakan pekerjaan atau tugas-tugas dalam jabatan tersebut atau terkait dengan cara/ prosedur pelaksanaan tugas.
·   Why     : menyangkut penggalian informasi tentang mengapa tugas-tugas dalam jabatan tersebut dilakukan atau untuk tujuan apa tugas-tugas tersebut dikerjakan.
·   Skill involved : kecakapan/ kepandaian/ ketrampilan apakah yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan/ tugas-tugas tersebut.


Penggunaan another, other, dan the other


Other, the other, maupun another memiliki arti yang sama yaitu lain atau yang lain. Tapi penggunaan mereka berbeda. Namun pada prinsipnya aturannya terdiri atas :
1.      Mana yang yang diikuti, countable noun mana yang diikuti uncountable noun.
Contoh: another hanya dapat diikuti countable noun, sedangkan other dan the other dapat diikuti baik countable maupun uncountable noun.
2.      Mana yang diikuti benda tunggal mana yang diikuti benda jamak.
Contoh : another diikuti benda tungga, sedangkan other diikuti benda jamak.
3.      Mana yang yang bermakna sesuatu yang sudah jelas, mana yang bermakna sesuatu yang belum jelas.
Contoh :
  • I don’t like this computer. Please give me another computer. ( Aku tidak menyukai computer ini. Mohon beri aku computer yang lain;  yang penting computer yang lain tapi tidak jelas yang mana.)
  • I don’t like this computer. Please give me the other computer.
( Aku tidak menyukai computer ini. Mohon beri aku computer yang lain;  computer yang lain sudah jelas yang mana.)

Berikut aturan lengkapnya :

Diikuti Countable noun
Diikuti Uncountable noun
Another + singular noun = satu yang lain, tapi gak jelas yang lain yang mana, pokoknya satu yang lain.
Another pencil = satu pensil lagi

The other + singular noun  = satu yang lain, sisanya; sudah jelas sisanya itu yang mana.
The other pencil = satu pensil yang lain; sudah jelas yang mana

Other + plural noun = beberapa yang lain, tapi belum jelas yang mana itu.

Other pencils = beberapa pensil yang lain, tapi belum jelas yang mana.

The other + plural noun  = beberapa lyang lain, ; sudah jelas itu yang mana.
The other pencils =beberapa  pensil yang lain, sudah jelas yang mana.











Other + Uncountable noun = sejumlah yang lain , tapi belum jelas yang mana
Other water = sejumlah air yang lain (tapi belum jelas yang mana)

The other + Uncountable noun = Sejumlah yang lain, sudah jelas yang mana.
The other water = sejumlah air yang lain yang sudah jelas yang mana..



24 Juni 2013

Ost Detective Conan "Mune ga Doki-Doki" Indonesian Version


Walau masa berganti
Dan
tahun pun berlalu
Namun di dalam hati
Ku akan tetap maju

Walau rintangan menghadang
Masalah kuhadapi
Semua
akan kuterjang
mengadapi dunia ini

(break)
Walaupun sekarang
Aku terperangkap dalam tubuh kecilku
Namun aku akan
tetap yakin
Dan aku tidak akan
pernah ragu
Dan saat mereka semua
coba mengerti
Yang kutahu hanya satu jawaban yang pasti

ingin kucoba sekali lagi
Walaupun itu tak pasti
Setelah kulalui
Penuh percaya diri

Saat sesuatu menjadi
Sebuah teka-teki
Kan tetap kujalani
Tuk m
engungkap misteri

ingin kucoba sekali lagi
Walaupun ku tak pasti
Setelah kulalui
Penuh percaya diri

Saat sesuatu menjadi
Sebuah teka-teki
Kan tetap kujalani
Tuk mengungkap misteri

:)

Perasaanku Terhadap "sukitte ii na yo" Anime Series



sukitte Iina yo (Say, I love you......)



Anime yang memberikan banyak gambaran tentang kehidupan cinta anak muda.. hehe,,,,
Tapi sebenarnya banyak pelajaran yang bisa diambil dari itu, banyak juga arti hidup yang coba diperlihatkan oleh anime series itu....
Kejujuran, kesetiaan, pengorbanan, cinta yang mendalam, kekhawatiran, kecemburuan, batas antara masa lalu, sekarang dan harapan, terselip dengan indah dalam episode per episodenya. Bahkan kisah persahabatan yang indahpun terukir menghiasi anime series ini.
Ada cinta yang kuat disana, ada cinta sejati disana, yang penuh warna, romans dan airmata menghiasi scen demi scennya. Aku adalah orang yang memuja pengorbanan cinta, jadi anime series ini banyak menguras perasaanku.



Yamato Kurosawa Loves Tachibana mei so much, dan he makes another girls jeolous to his lovey dovey unique girl friend (Mei-chan). Nahkan kurosawa mengorbankan kariernya, popularitasnya, selalu jujur dan takut membuat Mei-chan sedih, indah sekali anime series ini.
Cinta memang wadah dari segala rasa, bahkan benci terkadang terselip didalamnya, cinta juga medan perang, ku katakan demikian karena, kita sering kali dibuatnya berperang dengan perasaan sendiri, dan merasa tak berdaya. Seringkali cinta menguras air mata namun jika ditanya mengapa, bibirpun tak mampu mendeskripsikan perasaan dengan tepat hingga kepala hanya bisa menggeleng.



Aku merasa beruntung dapat menontonnya, dan bangga menuliskan perasaanku tentang anime seies ini. Mungkin aku tidak dapat mengulasnya disini. Tapi scen demi scennya seolah selalu bermain dalam pikiranku. Aku menyarankan pembaca menonton ini, apalagi jika anda pecinta anime dan kisah-kisah romantis. Love story nya benar-benar menuangkan perasaan yang jujur. Ya nampaknya begitulah jika cinta sudah jatuh dihati yang tepat. Tak ada lagi tempat berlabuh kecuali dihatinya, tak ada lagi keinginan-keinginan lain selain bersamanya, bahkan jika pun kita sebelumnya punya mimpi besar, sedang mimpi itu ternyata akan berdampak buruk bagi cinta ini, maka kita secara perlahan akan membunuh mimpi itu. Cinta memang tidak realistis, jika realistis bukan cinta namanya. Dulu aku berpikir dapat bertahan dengan cinta selamanya dalam sarang nyaman yang sekelilingnya dibentengi posesifitas agar tak ada yang mengganggu, tapi kini kenyataannya semua berubah ketika salah satunya mengejar hal lain, persis seperti kurosawa dan karier modelingnya. Hubungannya dengan Mei jadi terganggu, perasaanpun hampir-hampir menguap, tapi beruntung ia menghentikan semuanya, dan segera menyadari bahwa apa yang ia lakukan ternyata melukai kekasihnya, dan ia memutuskan berhenti dan memeluk erat mei bersama berasaannya dalam dekapan cintanya yang hangat. Bisa ku rasakan kehangatan hati mereka yang kembali berangkulan erat.



Mereka benar-benar saling mencintai tanpa berat sebelah. Dan keduanya dapat menjadi sayap yang menerbangkan hati mereka diluasnya langit cinta yang indah. Cinta sejati, cinta yang tidak pernah tergoda, seberat apapun godaanya. Bahkan kurosawa menangis, ketika membuat mei-chan memnagis sedih, seolah ia benar-benar merasakan, apa yang meichan rasakan. Seperti cinta kurosawa pada mei, cinta yang seperti itulah yang ingin kurasakan.  

<

15 Juni 2013

Matsuo Ghost Town


Kali ini saya tertarik untuk membahas salah satu kota paling menyeramkan di Jepang, yang dikenal dengan nama Matsuo Ghost Town. Tambang Matsuo di utara Jepang ini, dibuka pada tahun 1914 dan ditutup pada tahun 1969. Pada masa kejayaannya tambang ini merupakan tambang sulfur terbesar di kawasan timur dunia. Tambang ini memiliki  4.000 tenaga kerja dan populasi pemukiman lebih dari 15.000 orang, semuanya ditampung di sebuah kota di pegunungan Hachimantai Park.

Kota ini dikenal sebagai “surga di atas awan” dengan apartemen mewah dengan dikelilingi aliran kabut. Sebuah apartemen raksasa terlihat seperti tebing granit di lereng bukit. Namun kini tempat itu hanya berupa sisa reruntuhan yang mengerikan di antara kabut. Kabut tersebut seolah-olah mencegah kita untuk menemukan tempat itu
 
Kompleks 11 bangunan apartemen dibangun selama beberapa tahun dari 1951. Setiap blok berdiri empat bangunan tinggi dengan beton bertulang. Lantai pertama dirancang untuk pasangan muda yang belum memiliki anak , dengan satu kamar 6-mat dan dapur, sementara lantai atas adalah untuk pasangan dengan anak-anak, dengan satu kamar 8-tikar, satu ruangan 6-mat, dan dapur. Dibandingkan dengan standar Jepang  di jaman itu, kompleks apartmen ini bias dikatakan memiliki fasilitas sangat lengkap, dengan sistem pemanas sentral, WC flush dan gorong-gorong sampah.

Sembilan Neraka dari Beppu Jepang


Di About Japan kali ini, saya akan memberikan sedikit informasi tempat wisata unik yang pastinya indah banget dari negeri matahari terbit, Jepang. Lokasi wisata unik ini terletak di Beppu, Oita Prefecture, di Pulau Kyushu, Jepang. Banyak orang yang belum mengetahui tempat indah ini. Beppu merupakan penghasil air geothermal kedua terbesar di dunia. Nine hells of Beppu atau “Sembilan Neraka” dari Beppu terletak di pulau Kyushu, Jepang. Nine hells Beppu ini merupakan salah satu tempat wisata paling popular di Jepang namun tidak banyak diketahui oleh Negara lain.
Beppu adalah rumah bagi lebih dari 2.800 sumber air panas dan ditemukan di pulau Kyushu. Sembilan neraka dari Beppu adalah beberapa mata air yang lebih unik di daerah tersebut.

nine hells beppu  japan

  • Neraka 1 adalah Umi Jigoku berarti "neraka laut". Dana tersebut akan menjadi biru pirus dan cukup panas     untuk merebus telur.  ini adalah salah satu Neraka "Jigoku" yang indah. 
  • Neraka 2 adalah Oniishibou, yang berarti "neraka kepala gundul" dan mendapatkan namanya dari lumpur abu-abu mendidih. Gelembung lumpur ke permukaan dan menyerupai kepala gundul dari pendeta Budha. 
  • Neraka 3 adalah Shiraike Jigoku berarti "neraka kolam putih" dan diisi dengan air putih mendidih disebabkan oleh konsentrasi kalsium tinggi.
  • Neraka 4 adalah Yama Jigoku berarti "neraka gunung. Yama Jigoku dibuat oleh gunung lumpur yang memuntahkan begitu banyak sehingga menciptakan sebuah gunung kecil yang dikelilingi oleh kolam-kolam kecil. 
  • Neraka 5 adalah Kamada Jigoku "memasak panci neraka". Ini adalah kumpulan mata air panas mendidih yang diapit oleh patung setan merah tampil sebagai juru masak.
  •  Neraka 6 adalah Oniyama Jigoku, yang berarti "gunung setan neraka". Oniyama adalah aliran yang sangat kuat yang dapat menarik mobil ½ 1 kereta api, dan juga rumah bagi sekitar 100 buaya neraka. 
  • Neraka 7 adalah Kinryu Jigoku "emas naga neraka". Musim semi ini adalah fitur dengan naga mengepul. Uap ini diberikan oleh uap dari musim semi dan diarahkan keluar dari lubang hidung sang naga. Naga itu memberikan ilusi terbang ketika air spouts keluar saat matahari terbit. 
  • Neraka 8 adalah Chinoike Jigoku, yang berarti "darah neraka kolam". Chinoike mendapat nama dari air berwarna cerah kemerahan disebabkan oleh besi (besi mengandung) mineral di kolam.
  •  Neraka 9 adalah Tatsumaki Jigoku, yang berarti "corot neraka". Tatsumaki adalah air mancur panas yang spouts setiap 30 menit dan memiliki suhu sekitar 105 derajat Celcius.


14 Juni 2013

Tahapan Perkembangan Moral


Kohlberg Tahapan Perkembangan Moral 

Lawrence Kohlberg mengembangkan teori pengembangan psikologi kepribadian yang berfokus pada pertumbuhan pemikiran moral.  Tahap-tahap perkembangan moral terdiri dari 3 tingkat, yang masing-masing tingkat terdapat 2 tahap, yaitu:
<
            I. Tingkat Pra Konvensional (Moralitas Pra-Konvensional) à perilaku anak tunduk pada kendali eksternal:
    • Tahap 1:  Orientasi pada kepatuhan dan hukuman à anak melakukan sesuatu agar memperoleh hadiah (reward) dan tidak mendapat hukuman (punishment)
    • Tahap 2:  Relativistik Hedonism à anak tidak lagi secara mutlak tergantung aturan yang ada. Mereka mulai menyadari bahwa setiap kejadian bersifat relative, dan anak lebih berorientasi pada prinsip kesenangan. Menurut Mussen, dkk. Orientasi moral anak masih bersifat individualistis, egosentris dan konkrit.
2.      Tingkat Konvensional (Moralitas Konvensional) à fokusnya terletak pada kebutuhan social (konformitas).
    • Tahap 3: Orientasi mengenai anak yang baik à anak memperlihatkan perbuatan yang dapat dinilai oleh orang lain.
    • Tahap 4:  Mempertahankan norma2 sosial dan otoritas à menyadari kewajiban untuk melaksanakan norma-norma yang ada dan mempertahankan pentingnya keberadaan norma, artinya untuk dapat hidup secara harmonis, kelompok sosial harus menerima peraturan yang telah disepakati bersama dan melaksanakannya.
3.      Tingkat Post-Konvensional (Moralitas Post-konvensional) à individu mendasarkan penilaian moral pada prinsip yang benar secara inheren.

  • Tahap 5: Orientasi pada perjanjian antara individu dengan lingkungan sosialnya à pada tahap ini ada hubungan timbal balik antara individu dengan lingk sosialnya, artinya bila seseorang melaksanakan kewajiban yang sesuai dengan tuntutan norma social, maka ia berharap akan mendapatkan perlindungan dari masyarakat.
  •  Tahap  6: Prinsip Universal à pada tahap ini ada norma etik dan norma pribadi yang bersifat subjektif. Artinya: dalam hubungan antara seseorang dengan masyarakat ada unsur2 subjektif yang menilai apakah suatu perbuatan/perilaku itu baik/tidak baik; bermoral/tidak bermoral. Disini dibutuhkan unsur etik/norma etik yang sifatnya universal sbg sumber utk menentukan suatu perilaku yang berhubungan dengan moralitas.




Teori Jean Piaget


1.Piaget Tahapan Pengembangan Kognitif
Teori Jean Piaget tentang  perkembangan:
Tahap sensorimotor (Sensorimotor stage), yang terjadi dari lahir hingga usia 2 tahun. Pada tahap ini, perkembangan mental ditandai oleh kemajuan yang besar dalam kemampuan bayi untuk mengorganisasikan dan mengkoordinasikan sensasi (seperti melihat dan mendengar) melalui gerakan-gerakan dan tindakan-tindakan fisik.

Tahap praoperasional (preoperational stage)
, yang terjadi dari usia 2 hingga 7 tahun pada tahap ini anak mulai melukiskan dunia dengan kata-kata dan gambar-gambar. Mulai muncul pemikiran egosentrisme, animisme, dan intuitif. Egosentrisme adalah suatu ketidakmampuan untuk membedakan antara perspektif seseorang dengan perspektif oranglain dengan kata lain anak melihat sesuatu hanya dari sisi dirinya. Animisme adalah keyakinan bahwa obyek yang tidak bergerak memiliki kualiatas semacam kehidupan dan dapat bertindak. Seperti sorang anak yang mengatakan, “Pohon itu bergoyang-goyang mendorong daunnya dan daunnya jatuh.” Sedangkan Intuitif adalah anak-anak mulai menggunakan penalaran primitif dan ingin mengetahui jawaban atas semua bentuk pertanyaan. Mereka mengatakan mengetahui sesuatu tetapi mengetahuinya tanpa menggunakan pemikiran rasional.

Tahap operasional konkrit (concrete operational stage)
, yang berlangsung dari usia 7 hingga 11 tahun. Pada tahap ini anak dapat melakukan penalaran logis menggantikan pemikiran intuitif sejauh pemikiran dapat diterapkan ke dalam cotoh-contoh yang spesifik atau konkrit.
Tahap operasional formal (formal operational stage), yang terlihat pada usia 11 hingga 15 tahun, merupakan tahap keempat dan terkahir dari piaget. Pada tahap ini, individu melampaui dunia nyata, pengalaman-pengalaman konkrit dan berpikir secara abstrak dan lebih logis.