sukitte Iina yo (Say, I love you......)
Anime yang memberikan banyak gambaran tentang
kehidupan cinta anak muda.. hehe,,,,
Tapi sebenarnya banyak pelajaran yang bisa
diambil dari itu, banyak juga arti hidup yang coba diperlihatkan oleh anime
series itu....
Kejujuran, kesetiaan, pengorbanan, cinta yang
mendalam, kekhawatiran, kecemburuan, batas antara masa lalu, sekarang dan
harapan, terselip dengan indah dalam episode per episodenya. Bahkan kisah
persahabatan yang indahpun terukir menghiasi anime series ini.
Ada cinta yang kuat disana, ada cinta sejati
disana, yang penuh warna, romans dan airmata menghiasi scen demi scennya. Aku
adalah orang yang memuja pengorbanan cinta, jadi anime series ini banyak
menguras perasaanku.
Yamato Kurosawa Loves Tachibana mei so much,
dan he makes another girls jeolous to his lovey dovey unique girl friend
(Mei-chan). Nahkan kurosawa mengorbankan kariernya, popularitasnya, selalu
jujur dan takut membuat Mei-chan sedih, indah sekali anime series ini.
Cinta memang wadah dari segala rasa, bahkan
benci terkadang terselip didalamnya, cinta juga medan perang, ku katakan
demikian karena, kita sering kali dibuatnya berperang dengan perasaan sendiri,
dan merasa tak berdaya. Seringkali cinta menguras air mata namun jika ditanya
mengapa, bibirpun tak mampu mendeskripsikan perasaan dengan tepat hingga kepala
hanya bisa menggeleng.
Aku merasa beruntung dapat menontonnya, dan
bangga menuliskan perasaanku tentang anime seies ini. Mungkin aku tidak dapat
mengulasnya disini. Tapi scen demi scennya seolah selalu bermain dalam
pikiranku. Aku menyarankan pembaca menonton ini, apalagi jika anda pecinta
anime dan kisah-kisah romantis. Love story nya benar-benar menuangkan perasaan
yang jujur. Ya nampaknya begitulah jika cinta sudah jatuh dihati yang tepat.
Tak ada lagi tempat berlabuh kecuali dihatinya, tak ada lagi
keinginan-keinginan lain selain bersamanya, bahkan jika pun kita sebelumnya
punya mimpi besar, sedang mimpi itu ternyata akan berdampak buruk bagi cinta
ini, maka kita secara perlahan akan membunuh mimpi itu. Cinta memang tidak
realistis, jika realistis bukan cinta namanya. Dulu aku berpikir dapat bertahan
dengan cinta selamanya dalam sarang nyaman yang sekelilingnya dibentengi
posesifitas agar tak ada yang mengganggu, tapi kini kenyataannya semua berubah
ketika salah satunya mengejar hal lain, persis seperti kurosawa dan karier
modelingnya. Hubungannya dengan Mei jadi terganggu, perasaanpun hampir-hampir
menguap, tapi beruntung ia menghentikan semuanya, dan segera menyadari bahwa
apa yang ia lakukan ternyata melukai kekasihnya, dan ia memutuskan berhenti dan
memeluk erat mei bersama berasaannya dalam dekapan cintanya yang hangat. Bisa
ku rasakan kehangatan hati mereka yang kembali berangkulan erat.
Mereka benar-benar saling mencintai tanpa berat
sebelah. Dan keduanya dapat menjadi sayap yang menerbangkan hati mereka
diluasnya langit cinta yang indah. Cinta sejati, cinta yang tidak pernah
tergoda, seberat apapun godaanya. Bahkan
kurosawa menangis, ketika membuat mei-chan memnagis sedih, seolah ia
benar-benar merasakan, apa yang meichan rasakan. Seperti
cinta kurosawa pada mei, cinta yang seperti itulah yang ingin kurasakan.
<
Tidak ada komentar:
Posting Komentar