Analisis pekerjaan adalah studi sistematis mengenai
tugas, kewajiban, dan tanggung jawab dari suatu pekerjaan, serta pengetahuan,
kemampuan, dan keahlian yang dibutuhkan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Analisis
pekerjaan adalah titik awal untuk hampir semua fungsi personalia dan analisis
ini sangat penting untuk mengembangkan cara penilaian personalia (Wheaton &
Whetzel, 1997).
Analisis pekerjaan dilakukan oleh individu yang sungguh
memahami orang-orang, pekerjaan dan keseluruhan sistem organisasi. Dalam
realitanya analisis pekerjaan dilaksanakan oleh pakar job analysis, Job Analyser
dari luar, supervisor, dan manager. Orang yang menganalisis pekerjaan harus
terlatih dalam metode penelitian dasar selain itu juga harus ahli dalam teknik
pengukuran objektif agar dapat menghasilkan analisis yang akurat.
Dalam proses analisis pekerjaan terdapat tiga (3) tahapan
penting, yaitu (1) mengumpulkan informasi, (2) menganalisis dan mengelola
informasi jabatan, dan (3) menyusun informasi jabatan dalam suatu format yang
baku. Analisis pekerjaan yang dilakukan dengan baik akan menghasilkan uraian
jabatan yang baik pula, dan kemudian dapat dijadikan bahan baku yang baik untuk
proses pengelolaan SDM yang lain (evaluasi jabatan, rekrutmen dan seleksi, manajemen
kinerja, penyusunan kompetensi, pelatihan).
Analisis
pekerjaan adalah suatu proses, sedangkan produknya adalah deskripsi jabatan, spesifikasi
jabatan, dan evaluasi jabatan. Analisis pekerjaan pada intinya terdiri dari
rangkaian sejumlah informasi yang digali melalui pertanyaan-pertanyaan
tertentu. Pertanyaan dalam analisis pekerjaan itu dapat dirumuskan sebagai
berikut :
·
What : menanyakan tentang apa yang dikerjakan
pada jabatan tersebut atau tugas-tugas
apa sajakah yang terdapat pada jabatan tersebut.
·
How : terkait dengan informasi tentang
bagaimana mengerjakan pekerjaan atau tugas-tugas dalam jabatan tersebut atau
terkait dengan cara/ prosedur pelaksanaan tugas.
·
Why : menyangkut penggalian informasi tentang
mengapa tugas-tugas dalam jabatan tersebut dilakukan atau untuk tujuan apa
tugas-tugas tersebut dikerjakan.
·
Skill
involved : kecakapan/ kepandaian/ ketrampilan apakah yang diperlukan untuk
melakukan pekerjaan/ tugas-tugas tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar