Cari Blog Ini

7 Mei 2013

Teori Ekologi



  • Mikrosistem (micrisystem) 

dalam teori ekologi Bronfebrenner ialah setting dalam manaindividu hidup. Mikrosistem adalah yang paling dekat dengan pribadi anak yaitu meliputi keluarga, guru, individu, teman-teman sebaya, sekolah, lingkungan dan sebagainya yangsehari-hari ditemui anak. Dalam mikrositem inilah interaksi yang paling langsung denganagen-agen sosial berlangsung, misalnya; dengan orang tua, teman sebaya dan guru. Individutidak dipandang sebagai penerima pengalaman yang pasif dalam setting ini, tetapi sebagaiseseorang yang menolong membangun setting. Bronfrenbrenner menunjukkan bahwakebanyakan penelitian tentang dampak-dampak sosiokultural berfokus pada mikrosistem.

  • Mesosistem 

adalah interaksi antar faktor-faktor dalam sistem mikro meliputi hubungan antara beberapa mikrosistem atau beberapa konteks misal hubungan orangtua-guru, orangtua-teman,antar teman, gru-teman, dapat juga hubungan antara pengalaman sekolah dengan pengalamankeluarga, pengalaman sekolah dengan pengalaman keagamaan dan pengalaman keluargadengan pengalaman teman sebaya. Misalnya anak-anak yang orang tuanya menolak merekadapat mengalami kesulitan mengembangkan hubungan positif dengan guru. Paradevelopmentalis semakin yakin pentingnya mengamati perilaku dalam setting majemuk untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang perkembangan individu. 

  • Eksosistem 

dalam teori Bronfenbrenner dilibatkan ketika pengalaman-pengalaman dalamsetting sosial lain – dimana individu tidak memiliki peran yang aktif – mempengaruhi apayang individu alami dalam konteks yang dekat. Atau sederhananya menurut eksosistemmelibatkan pengalaman individu yang tak memiliki peran aktif di dalamnya. Misalnya, pengalaman kerja dapat mempengaruhi hubungan seorang perempuan dengan suami dananaknya. Seorang ibu dapat menerima promosi yang menuntutnya melakukan lebih banyak  perjalanan yang dapat meningkatkan konflik perkawinan dan perubahan pola interaksi orangtua-anak. Maka diketahui bahwa eksosistem tidak langsung menyentuh pribadi anak akantetapi masih besar pengaruhnya seperti koran, televisi, dokter, keluarga besar, dll.

  • Makrosistem

 meliputi kebudayaan dimana individu hidup. Kita ketahui bahwa kebudayaanmengacu pada pola prilaku, keyakinan, dan semua produk lain dari sekelompok manusiayang diteruskan dari generasi ke generasi. Kita ketahui pula bahwa studi lintas budaya perbandingan antara satu kebudayaan dengan satu atau lebih kebudayaan lain – memberiinformasi tentang generalitas perkembangan. Makrosistem terdiri dari ideologi negara, pemerintah, tradisi, agama, hukum, adat istiadat, budaya, dll.

  • Kronosistem

 meliputi pemolaan peristiwa-peristiwa sepanjang rangkaian kehidupan dankeadaan sosiohistoris. Misal, dalam mempelajari dampak perceraian terhadap anak-anak, para peneliti menemukan bahwa dampak negatif sering memuncak pada tahun pertama setelah percaraian. Atau dengan mempertimbangkan keadaan sosiohistoris, dewasa ini, kaum perempuan tampaknya sangat didorong untuk meniti karier dibanding pada 20 atau 30 tahun lalu.

Teori ekologi ini mempelajari interelasi antar manusia dan lingkungannya. Ada 4 (empat)struktur dasar dalam konsep tersebut, yaitu sistem mikro, meso, exo dan makro(Bronfenbrenner dalam Berns, 1997). Sistem mikro adalah keluarga dan hubungan antaraanggota keluarga. Apabila anak menjadi lebih besar dan bersekolah maka ia berada dalamsistem meso. Sistem exo adalah setting di mana anak tidak berpartisipasi aktif tetapi terkena pengaruh berbagai sistem seperti pekerjaan orang tua, teman dan tempat kerja orang tua serta berbagai lingkungan masyarakat lain. Sistem makro berbicara tentang budaya, gaya hidupdan masyarakat tempat anak berada. Semua sistem tersebut saling pengaruhmempengaruhidan berdampak terhadap berbagai perubahan dalam perkembangan anak. Oleh karena itu,seluruh komponen sistem berpengaruh terhadap pengasuhan (nurturing) dan pendidikan anak secara holistik (Berns, R.M, 1997, 4 ed). Paradigma baru dalam pendidikan anak usia dinimenekankan pada penanganan nurturing oleh semua pihak berkenaan dengan pertumbuhkembangan anak yang bersifat keutuhan jamak yang unik dan terarah. Dalam perkembangannya, anak mempunyai berbagai kebutuhan, yang perlu dipenuhi, yaitukebutuhan primer yang mencakup pangan, sandang, dan ‘papan’ ; serta kasih sayang, perhatian, rasa aman, dan penghargaan terhadap dirinya sebagaimana teori kebutuhan dari Maslow (1978). Terpenuhinya kebutuhan tersebut akan memungkinkan anak mendapat peluang mengaktualisasikan dirinya, dan hal ini dapat menghadirkan pelatuk untuk mengembangkan seluruh potensi secara utuh. Pemenuhan kebutuhan dalam perkembanganini banyak tergantung dari cara lingkungan berinteraksi dengan anak-anak. Perkembangananak ditentukan oleh berbagai fungsi lingkungan yang saling berinteraksi dengan individu,melalui pendekatan yang sifatnya memberikan perhatian, kasih sayang dan peluang untuk mengaktualisasikan diri sesuai dengan taraf dan kebutuhan perkembangannya(Developmentally Appropriate Practice, Horowitz, dkk. 2005).

Senada dengan Bronfenbernner, Hawlwy dalam Himmam & Faturochman,1994mengungkapkan bahwa perilaku manusia merupakan bagian dari kompleksitas ekosistemdengan beberapa asumsi dasar sebagai berikut :
1. Perilaku manusia terkait dengan konteks lingkungan
2. Interaksi timbal balik yang menguntungkan antara manusia dengan lingkungan
3. Interaksi manusia dengan lingkungan bersifat dinamis
4. Interaksi manusia dengan lingkungan terjadi dalam berbagai level dan tergantung padafungsinya.

Sosial Budaya
Lingkungan sosial sangat besar pengaruhnya terhadap kesehatan mental. Lingkungan sosial tertentu dapat menopang bagi kuatnya kesehatan mental sehingga membentuk kesehatan mental yang positif, tetapi pada aspek lain kehidupan sosial itu dapat pulan menjadi stressor yang dapat mengganggu kesehatan mental.



 
 

                                                                                                                                                                                                 Para ahli mengguanakan term yang positif ketika membahas perubahan nilai adalah perubahan
perilaku (behavioral shift), pendidikan budaya (culture learning) atau keterampilan
sosial (social skill acquisition). Munculnya masalah pada individu maupun komunitas
dalam bentuk tindakan kriminal, penyalahgunaan obat terlarang, tindakan asusila,
ataupun munculnya simtom-simtom patologis, merupakan wujud dari kurang
berperannya faktor-faktor moderator (strategi koping, dukungan sosial, kepribadian tahan banting, kemandirian) pada proses perubahan nilai. Oleh karena itu muncullah
beberapa status yang menggambarkan hal ini, misalnya guncangan masa depan (culture
shock) atau accultirative stress yang terbukti memunculkan depresi dan gangguan
psikologis (mental disease) (Berry, 1998). Munculnya status seperti ini karena
perubahan nilai dapat menghadapkan individu pada stresor yang memaksa individu
untuk melakukan koping dan mendemonstrasikan potensi (personal resources) yang
dimilikinya.



Promise You- Super Junior KRY


Romanized:
 [Yesung] Promise you… Promise you
[Kyuhyun] Kawaranai nanikao sinagara
Kawatte iku kisetsuwo aruita
Kimito itsudemo tewo tsunaginagara kitanda

[Yesung] Tesaguride susunde kita hibimo
Kimiga itukara mayowazuni koreta teda
Tsuyoku ireta donnatokimo

[Ryeowook] Korekara arayuru
Keshikiga kawatta toshitemo
Bokurawa konomamade iyou

[All] Promise you kimiwo omotte bokuwa ikuruyo
[Yesung] Tsunagatte iru kokoroto kokorokara
[All] Promise you tsunataetainowa
[Ryeowook] Tada aishiteru
[Kyuhyun] Chikauyo eien no kakera o
[Yesung] Chiisana kenkamo nandomo sitane
Surechigai hanareta hibimo arushi

[Ryeowook] Sono tabini itsumo kimiga hitsuyou tthe wakattanda
[Kyuhyun] Kimiga moshimo tsumazuku tokiniwa
Dareyori ichibannitewo sashinoberu bokude itaiyo sobani isasete
[Ryeowook] Wakareto deaiwo kurikaeshi iku naka demo
Bokurawa tonarini iyou

[All] Promise you kimiwo omotte bokuwa ikitai
[Yesung] Munega atsuku koikogareteiru
[All] Promise you todoke tainowa
[Kyuhyun] Tada aishiteru
[Ryeowook] Itsudemo yuukanna hino omoide
[Kyuhyun] Mosimo ashitaga yamini nomarete
michi shirubesae naito sitemo
[Yesung] Kowagaru kotowa naiyo udewo hanasanaide kitto bokurawa
[Ryeowook] Dokoedomo ikeru
[All] Promise you kimiwo omotte bokuwa ikuruyo
tsunagatte iru kokoroto kokorokara
Promise you tsunataetainowa tada aishiteru
Chikauyo eien no kakera o
[All] Chikauyo eien no kakera o


English Translation:
While seeking unchanged things, we’ve walked in the changing seasons.
Always we came along together holding our hands.
I could passed the days I wasn’t sure without losing a way thanks for you,
and I could stay strong anytime.

Even though much scenery might be changed in our future, we won’t be changed.
Promise you. I will live thinking of you. We are the one from heart to heart.
Promise You. What I want to tell is just “I love you”.
I will promise the piece of eternity.

We’ve had many little quarrels. We also had some days apart each other.
But each time, it reminded me that I need you.
When you have difficulties, I want to be the first man who gives you a hand.
Let me stay beside you.

Even if we repeat parting or encounter,
let’s stay next to one another.
Promise You. I want to protect you in my whole life, my heart is hot
(and being full of love??)

Promise You, what I want to send you is just “I love you” with never changed love.
If tomorrow is covered with darkness and there is no way,
you need not to be afraid. Unless you leave my hand,
we can go anywhere.

Promise you. I will live thinking of you. We are the one from heart to heart.
Promise You. What I want to tell is just “I love you”.
I will promise the piece of eternity.
I will promise the piece of eternity.