so check this one out
Teori-Teori kelupaan
Mengapa Kelupaan dapat terjadi ? kita akan membahas alasan-alasan
mengapa memori kita kadang “tidak berfungsi”, menempatkan kita dalam situasi
tidak mampu mengingat informasi yang kita inginkan. Lalu apa yang mengakibatkan
keluapaan ?
a. Apakah suatu informasi sungguh-sungguh memasuki
otak kita ? jika informasi tidak memasuki otak kita melalui reseptor-reseptor
sensorik akibat pengaruh sistem atensi , akibatnya tidak ada informasi yang
dapat diingat, hal ini disebut kegagalan
penyandian ( failure to encode), dan mengacu pada kegagalan memasukan
materi ke dalam LTM. Anda mungkin terkejut, saat mengetahui anda kurang
berhasil dalam mengerjakan soal-soal ujian, sedangkan anda tidak pernah
sekalipun bolos kuliah. Namun, apabila selama kuliah anda sering melamun
ataupun mengerjkakan aktivitas lain, informasi dari kuliah tersebut tidak
memasuki LTM anda, sehingga anda tidak dapat mengambilnya kelak. Stress adalah
salah satu factor yang mempengaruhi kegagalan penyandian dalam memori anda.
b.
Penyebab lain dari ketidakmampuan dalam
mengingat sesuatu adalah kegagalan konsilidasi (consolidation Failure),
hilangnya memori akibat gangguan organic yang terjadi saat pembentukan jejak
memori (memory trace), yang berakibat pada terbentuknya memori-memori yang
tidak sempurna, yang bagi individu yang bersangkutan dirasakan sebagai “kelupaan”.
c.
Amnesia
, adalah sejenis kelupaan yang terjadi akibat adanya problem diotak. Berbeda dengan
yang anda tonton di film-film, amnesia tidak terjadi semudah akibat pukulan
dikepala, dan sangat jarang berakibat hilangnya informasi mengenai diri dan
identitas individu yang bersangkutan. Amnesia dapat diakibatkan oleh cedera traumatic
di otak (traumatic brain injury) dan
dapat pula disebabkan oleh penyakit seperti Alzheimer dan sindrom
Karsokoff.
d.
Decay
, (secara harfiah berarti pembusukan), adalah memudarnya memori seiring berlalunya
waktu akibat jarang digunakannya memori tersebut.
e.
Interferensi
(interference ), adalah bercampur baurnya memori-memori yang serupa.
f.
Kegagalan
pengambilan ( retrieval failure)
adalah ketidakmampuan menemukan isyarat memori (memory cue) yang diperlukan bagi pengambilan memori tersebut. Kondisi ini dapat bersifat temporer namun
dalam beberapa kasus tertentu dapat bersifat jangka panjang.
g.
Kelupaan yang
disengaja (motivated failure),
adalah represi yang disadari terhadap memori , yang pada umumnya dilakukan
seseorang untuk menghindari kenangan-kenangan akan pengalaman traumatic.
h.
Represi (repression) adalah tindakan
mendorong memori-memori atau perasaan-perasaan yang mengancam keluar dari
kesadaran.