Cari Blog Ini

1 Desember 2013

KOK, BISA LUPA ????

Ayoo, cari tahu dari sudut pandang Psikologi, apa sih yang menyebabkan kita 'lupa' ??

so check this one out


Teori-Teori kelupaan
Mengapa Kelupaan dapat terjadi ? kita akan membahas alasan-alasan mengapa memori kita kadang “tidak berfungsi”, menempatkan kita dalam situasi tidak mampu mengingat informasi yang kita inginkan. Lalu apa yang mengakibatkan keluapaan ?

a.       Apakah suatu informasi sungguh-sungguh memasuki otak kita ? jika informasi tidak memasuki otak kita melalui reseptor-reseptor sensorik akibat pengaruh sistem atensi , akibatnya tidak ada informasi yang dapat diingat, hal ini disebut kegagalan penyandian ( failure to encode), dan mengacu pada kegagalan memasukan materi ke dalam LTM. Anda mungkin terkejut, saat mengetahui anda kurang berhasil dalam mengerjakan soal-soal ujian, sedangkan anda tidak pernah sekalipun bolos kuliah. Namun, apabila selama kuliah anda sering melamun ataupun mengerjkakan aktivitas lain, informasi dari kuliah tersebut tidak memasuki LTM anda, sehingga anda tidak dapat mengambilnya kelak. Stress adalah salah satu factor yang mempengaruhi kegagalan penyandian dalam memori anda.

b.      Penyebab lain dari ketidakmampuan dalam mengingat sesuatu adalah kegagalan konsilidasi (consolidation Failure), hilangnya memori akibat gangguan organic yang terjadi saat pembentukan jejak memori (memory trace), yang berakibat pada terbentuknya memori-memori yang tidak sempurna, yang bagi individu yang bersangkutan dirasakan sebagai “kelupaan”.

c.       Amnesia , adalah sejenis kelupaan yang terjadi akibat adanya problem diotak. Berbeda dengan yang anda tonton di film-film, amnesia tidak terjadi semudah akibat pukulan dikepala, dan sangat jarang berakibat hilangnya informasi mengenai diri dan identitas individu yang bersangkutan. Amnesia dapat diakibatkan oleh cedera traumatic di otak (traumatic brain injury) dan dapat pula disebabkan oleh penyakit seperti Alzheimer dan sindrom Karsokoff.

d.      Decay , (secara harfiah berarti pembusukan), adalah memudarnya memori seiring berlalunya waktu akibat jarang digunakannya memori tersebut.

e.      Interferensi (interference ), adalah bercampur baurnya memori-memori yang serupa.

f.        Kegagalan pengambilan ( retrieval failure) adalah ketidakmampuan menemukan isyarat memori (memory cue) yang diperlukan bagi pengambilan memori tersebut.  Kondisi ini dapat bersifat temporer namun dalam beberapa kasus tertentu dapat bersifat jangka panjang.

g.       Kelupaan yang disengaja (motivated failure), adalah represi yang disadari terhadap memori , yang pada umumnya dilakukan seseorang untuk menghindari kenangan-kenangan akan pengalaman traumatic.

h.      Represi (repression) adalah tindakan mendorong memori-memori atau perasaan-perasaan yang mengancam keluar dari kesadaran.