seorang antropolog, bahwa dalam interaksi social terdapat empat zona
spasial yang disebut Zona Interaksi Sosial meliputi : jarak intim, jarak
personal, jarak social, dan jarak public.
1. Jarak Intim
• Jarak yang dekat/akrab atau keakraban dengan jarak 0 – 18 inci.
• Pada jarak 0 – 6 inci, kontak fisik merupakan hal yang penting.
• Jarak yang diperuntukkan pada “intimate lovers”
• Menyenangkan ketika berinteraksi dengan orang lain yang dicintai,
tidcak menyenangkan dalam situasi yang lain.
2. Jarak Pribadi
• Karakteristik keregangan yang biasa dipakai individu satu sama lain.
• Jarak antara 1,5 – 4 kaki
• Fase dekat (1,5 – 2,5 kaki) dan fase jauh (2,5 – 4 kaki)
• Fase dekat : masih memungkinkan pertukaran sentuhan, bau, pandangan,
dan isyarat – isyarat lainnya.
• Fase jauh : jarak dimana masing – masing orang dapat saling menyentuh
dengan mengulurkan tangan. Komunikasi halus (fine grain communication) masih
dapat diamati.
• Transisi antara kontak intim dengan tingkah laku umum yang agak
formal.
3. Jarak Sosial
• Jarak 4 – 12 kaki
• Jarak yang memungkinkan terjadinya kontak social yang umum, seperti
hubungan bisnis.
• Fase dekat (4 – 7 kaki)
• Fase jauh (7 – 12 kaki)
4. Zona Publik
• Jarak 12 – 25 kaki
• Isyarat – isyarat komunikasi sedikit
• Situasi formal atau pembicaraan umum / orang – orang yang berstatus
lebih tinggi.
Dari beberapa penjelasan di atas mengenai keadaan kereta api yang tak
kunjung sepi maupun membuat kita nyaman dalam menggunakannya. Mau tidak mau kita
gunakan sehari- hari untuk memulai aktifitas ke tempat yang menjadi tujuan
kita, walaupun harus berdesakan untuk dapat terangkut oleh kereta tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar