:D
Nama : A A Rillis
NIM : 10181---
Psikologi Kreatifitas
&Bberfikir
kritis.
Soal. :
1.
jelaskan ciri-ciri orang kreatif menurut para ahli!
jawab :
A. Pengertian
Kreativitas
Banyak
ahli yang merumuskan mengenai pengertian kreativitas, beberapa ahli yang menyatakan tentang pengertian,
kreativitas diantaranya adalah:
Guilford (1967)
menyatakan bahwa intelejensi berkaitan dengan berpikir secara konvergen, sedangkankreativitas adalah
berkaitan dengan kemampuan seseorang
untuk berpikir divergen. Berpikir konvergen
merupakan proses berpikir yang didasari oleh berbagai hal menuju
satu kesimpulan. Sedangkan berpikir
divergen kemampuan berpikir yang berawal
dari satu persoalan atau satu hal menuju berbagai hal.
Utami Munandar
menjelaskan bahwa kreativitas adalah kemampuan
seseorang untuk menciptakan produk-priduk baru, meskipun tidak
semua komponennya baru.
B. Ciri-ciri orang yang kreatif
Individu
yang memiliki potensi kreativitas yang tinggi menunjukkan sikap dan perilaku yang kadang-kadang tidak dimiliki
oleh kebanyakan orang. Kekhasan atau
ciri-ciri individu tersebut menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut:
·
Menurut
Rogers (dalam Utamu Munandar, 2004) ada tiga kondisi pribadi kreatif;
a.
Keterbukaan terhadap pengalaman
b. Kemampuan untuk menilai situasi dengan patokan
pribadi seseorang (internal locus of evaluation)
c. Kemampuan
untuk bereksperimen, untuk bermain dengan konsep-konsep.
·
Para
ahli seperti Torrance dan Dembo (979), Utami Munandar (2004), Conny Semiawan (1984), Cohen (1976), Siegelman (1973)
mengemukakan beberapa ciri-ciri orang
kreatif, diantaranya;
a.
Suka humor, tidak kaku dan tidak tegang dalam
bekerja.
b. Suka
pada pekerjaan yang menantang
c. Cukup kuat memusatkan perhatian
d. Suka
mengemukakan ide-ide baru dan bersifat imajinatif
e. Lebih sensitif terhadap keadaan orang lain
f. Tidak
banyak terikat pada kelompknya
g. Mampu
memunculkan ide-ide yang aneh
h. Terbuka
terhadap ide/penemuan baru
i.
Fleksibel/tidak kaku
j.
Memiliki konsep diri
positif
(dari : http://konselorindonesia.blogspot.com/)
Menurut Mihaly
Csikszentmihalyi,seorang pakar kreativitas yang telah 30 tahun meneliti
kehidupan orang-orang kreatif, ciri-ciri orang kreatif adalah :
a.
Orang-orang
kreatif memiliki tingkat energi yang tinggi, tapi mereka juga membutuhkan waktu
lama untuk beristirahat. Mereka
tahan berkonsentrasi dalam waktu yang lama tanpa merasa jenuh, lapar, atau
gatal-gatal karena belum mandi. Tapi begitu sudah selesai, mereka juga bisa
menghabiskan waktu berhari-hari untuk mengisi ulang tenaga mereka; Di mata
orang luar, mereka jadi terlihat seperti orang termalas di dunia.
b.
Orang-orang
kreatif pada umumnya juga cerdas, tapi di sisi lain mereka tidak segan-segan
untuk berpikir ala orang goblok dalam memandang persoalan. Ketimbang terpaku sejak awal pada satu
macam penyelesaian (‘cara yang benar’), mereka memulai pemecahan masalah dengan
berpikir divergen: Mengeluarkan sebanyak mungkin dan seberagam mungkin ide yang
terpikir, tak peduli betapa bodoh kedengarannya.
c.
Orang-orang
kreatif adalah orang yang playful, tapi mereka juga penuh disiplin dan
ketekunan. Tidak seperti dewasa
lainnya yang melihat dunia dengan kacamata super-serius, orang-orang kreatif
memandang bidang peminatan mereka seperti taman ria. Mereka melakukan
pekerjaannya dengan begitu antusias sehingga terkesan seperti sedang
bermain-main, padahal sebenarnya mereka juga bekerja keras mewujudkan
‘mainannya’.
d.
Pikiran
orang-orang kreatif selalu penuh imajinasi dan fantasi, tapi mereka juga tak
lupa untuk tetap kembali ke realitas. Mereka
mampu menelurkan ide-ide gila yang belum pernah tercetus oleh 6 milyar manusia
lain, tapi yang membuat mereka bukan sekedar pemimpi di siang bolong adalah
usaha mereka untuk menjembatani dunia khayalan mereka dengan kenyataan sehingga
orang lain bisa ikut mengerti dan menikmatinya.
e.
Orang-orang
kreatif cenderung bersifat introvert dan ekstrovert. Pada kebanyakan orang lain, biasanya
ada satu sifat yang cenderung lebih mendominasi perilakunya sehari-hari, tapi
kedua sifat itu tampaknya muncul dalam porsi yang setara pada orang-orang kreatif.
Mereka sangat menikmati baik pergaulan dengan orang lain (terutama dengan
orang-orang kreatif lain yang sehobi) maupun kesendirian total ketika
mengerjakan sesuatu.
f.
Orang-orang
kreatif biasanya rendah hati, namun juga bangga akan pencapaiannya. Mereka sadar bahwa ide-ide mereka
tidak muncul begitu saja, melainkan hasil olahan inspirasi dan pengetahuan yang
diperoleh dari lingkungan dan tokoh-tokoh kreatif yang menjadi panutan mereka.
Mereka juga terfokus pada rencana masa depan atau pekerjaan saat ini sehingga
prestasi di masa lalu tidak sebegitu berartinya bagi mereka.
g.
Orang-orang
kreatif adalah androgini; Mereka mendobrak batas-batas yang kaku dari
stereotipe gender mereka. Laki-laki
yang kreatif biasanya lebih sensitif dan kurang agresif dibanding laki-laki
lain yang tidak begitu kreatif, sementara perempuan yang kreatif juga lebih
dominan dan ‘keras’ dibanding perempuan pada umumnya.
h.
Orang-orang
kreatif adalah pemberontak, tapi pada saat yang sama mereka tetap menghargai
tradisi lama.Tentu sulit menyematkan nilai kreativitas pada sebuah teori atau
karya yang tidak mengandung sesuatu yang baru, tapi orang-orang kreatif tidak
ingin membuat sesuatu yang sekedar berbeda dari yang sudah ada; Ada unsur
‘perbaikan’ atau ‘peningkatan’ yang harus dipenuhi, dan itu hanya bisa
dilakukan setelah orang-orang kreatif cukup memahami aturan-aturan dasarnya
untuk bisa menerabasnya.
i.
Orang-orang
kreatif sangat bersemangat mendalami pekerjaannya, tapi mereka juga bisa sangat
obyektif menilai hasilnya. Tanpa
hasrat yang menggebu-gebu, mereka mungkin sudah menyerah sebelum sempat
mewujudkan ide kreatif mereka yang sulit dinyatakan, tapi mereka juga tidak
dapat menghasilkan sesuatu yang benar-benar hebat tanpa kemampuan untuk
mengkritik diri dan karya sendiri habis-habisan.
j.
Orang-orang
kreatif pada umumnya lebih terbuka terhadap hal-hal baru dan sensitif pada
lingkungan. Sifat ini
menyenangkan mereka (karena mendukung proses kreatif), tapi juga membuat mereka
sering gelisah -bahkan menderita. Sesuatu yang tidak beres di sekitar mereka,
kritik dan cemooh terhadap hasil karya, atau pencapaian yang tidak dihargai
sebagaimana mestinya, hal-hal ini mengganggu orang kreatif lebih dari orang
biasa.
(Sumber: The
Creative Personality – Psychology Today dari web: http://www.senikreasikaryaamanah.com/2012/02/ciri-orang-kreatif.html)
Ciri-ciri
perilaku kreatif yang dikemukakan oleh Torrence
(dalam Utami Munandar, 1988) adalah:
- Berani dalam
pendirian, berarti ia berani mempertahankan pendiriannya meskipun tidak
sama dengan kebanyakan orang.
- Memiliki
sifat ingin tahu
- Mandiri
dalam berpikir dan menilai sesuatu
- Menjadi
orang yang berpikir dengan tugas-tugasnya
- Bersifat
intuitif atau mendasarkan pada gerak hati dalam pemenuhan kebutuhan
- Orang yang
teguh
- Tidak
mudah menerima penilaian dari orang lain, meskipun banyak orang yang
menyetujuinya.
Sedangkan
Guilford (dalam Munandar, 1988) mengemukakan ciri-ciri individu
yang kreatif ditentukan dari:
- Flexibility,
yaitu bagaimana keterbukaan seseorang pada gagasan baru, pengalaman dan
kemampuan menggabungkan ide (dengan evaluasi mingguan, bulanan, tahunan)
- Fluency,
yaitu bagaimana seseorang menuangkan ide -ide kreatif secara lancar
(dengan cara memusyawarahkan ide-ide dengan karyawan)
- Redefinition,
yaitu kemampuan seseorang dalam merespon sesuatu yang unik (seperti
seorang pimpinan mengetahui apa yang dibutuhkan oleh karyawan ataupun
keluarga karyawan.
- Originality,
yaitu kemampuan seseorang dalam menangkap esensi dari informasi yang
ditampilkan dalam bentuk figura/yang tertuang dalam judul karya
(memberikan bonus apabila karyawan memiliki prestasi kerja)
- Elaboration,
yaitu kemampuan memperluas ide serta kemampuan asosiatif untuk mengolah
stimulus abstrak menjadi nyata.
Sementara
itu dinyatakan oleh Utami Munandar
(1988) bahwa karakteristik orang kreatif berdasarkan penelitian adalah
sebagai berikut:
- Orang yang
bebas dalam berpikir
- Orang yang
memiliki daya imajinasi
- Bersifat
ingin tahu
- Ingin
mencari pengalaman baru
- Mempunyai
inisiatif
- Bebas
dalam mengemukakan pendapat
- Memiliki
minat yang luas dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat
- Memiliki
kepercayaan pada diri sendiri yang cukup besar.
- Tidak mau
menerima pendapat orang lain begitu saja
- Tidak pernah
bosan, dalam arti jarang putus asa dan akan selalu mencoba lagi sampai
dapat memecahkan masalahnya.
Daftar Pustaka
http://konselorindonesia.blogspot.com/
Tim
Penyusun Mata Kuliah PPD. 2007. Perkembangan Peserta Didik. Padang: UNP.
Bono,
Edward de. 2008. Metode Mencetuskan ide-ide kreatif dan orisinil. Jokjakarta:
Penerbit Think.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar